3 April 2013

Bertahan



Senyummu begitu getir
Ujung mataku menangkap itu

Mata kita begitu galau
Hatiku merasa kita berdua seolah retak

Tapi aku tidak percaya pada pecahan kaca
Aku menyandarkan keyakinanku pada hatimu

Mulutku bergumam tidak menentu
Lidahmu telah menyusun banyak kata namun tak terucapkan
Hanya untaian air mata yang bicara

Kita seperti si tuli dan si bisu
Tapi sayangnya hati kita telah bertaut