18 November 2012
Dan aku sedang menikmati penggalan
kata-katamu diperbincangan kita dikala sore saat hujan turun
Aku masih mengutip sebagian katamu di benakku
Tidak akan aku hapus
Menakjubkan (aku masih berdecak)
Aku terkagum-kagum dalam sekejap (terkejut tentu saja)
Dalam sebuah keaslian kita berbahasa, ketika dirimu selesai meminum 4 jenis obat yang aku berikan.
Aku masih mengutip sebagian katamu di benakku
Tidak akan aku hapus
Menakjubkan (aku masih berdecak)
Aku terkagum-kagum dalam sekejap (terkejut tentu saja)
Dalam sebuah keaslian kita berbahasa, ketika dirimu selesai meminum 4 jenis obat yang aku berikan.
Kau ucap kata itu yang tak pernah diriku dengar sebelumnya
Kau bilang kata-kata mujarab itu yang telah mendeskripsikan akan diriku
Kau jabarkan semua pengetahuanmu dalam sebuah percakapan canggih bernama Personality Plus
Meski dengan rasa ngilu, mengetik dengan rasa sakit karena tubuhku sudah tertancap hawa dingin, aku bertahan untuk tetap sekedar berbincang dengan kamu dan mencoba menemanimu yang kala itu enggan untuk berpindah tempat
Kamu tahu
Kamu memang indah
Kamu memang misterius
Kamu memang pelakon sejati
Kamu memang penikmat proses
Aku senyap dan tenggelam dalam kata-katamu
Aku hanyut hingga ke dasar telaga yang aku ciptakan khusus untuk kamu
Aku dahagamu
Dan kamu airku
Sadarkah kamu kalau kita saling melengkapi?
Meski tetap masih banyak lubang
Lalu kekuranganmu itu?
Masa bodoh dengan kekuranganmu, aku
seakan tak perduli lagi dengan kekuranganmu, justru aku yakin itu yang
menjadikan asa ku melambung tinggi kepadamu
Tetapi aku tahu, kita berdua memiliki kepercayaan,
Masih banyak waktu yang kita punya untuk sekedar membuat lubang itu terisi oleh gelak tawa dan airmata masing-masing dari kita
Kamu bilang aku itu Melankolis Plegmatis
Aku bilang kamu itu inspirasi, lagu, luka, hari dan semangat
Kita berdua sudah bicara banyak
Kemudian berikutnya kita akan bicara apa? ataukah mungkin bicara cinta??
Aku tertawa
Mentertawakan rasa kita berdua
Bukan karena malu, tapi karena bahagia
Tetapi aku tahu, kita berdua memiliki kepercayaan,
Masih banyak waktu yang kita punya untuk sekedar membuat lubang itu terisi oleh gelak tawa dan airmata masing-masing dari kita
Kamu bilang aku itu Melankolis Plegmatis
Aku bilang kamu itu inspirasi, lagu, luka, hari dan semangat
Kita berdua sudah bicara banyak
Kemudian berikutnya kita akan bicara apa? ataukah mungkin bicara cinta??
Aku tertawa
Mentertawakan rasa kita berdua
Bukan karena malu, tapi karena bahagia
Kau !
Sudah ku vonis bersalah.
Dikenakan hukuman seumur hidup
Karena sudah mencuri HATIKU !
Sudah ku vonis bersalah.
Dikenakan hukuman seumur hidup
Karena sudah mencuri HATIKU !
Setting : Ciburial, Bogor
Waktu : Jum’at 16 Nov 2012 Pkl. 15.00 – 21.00
Dikala turunnya hujan, dibawah tenda beralaskan tikar dan terpal, diiringi derasnya aliran sungai
Dikala turunnya hujan, dibawah tenda beralaskan tikar dan terpal, diiringi derasnya aliran sungai
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar