16 Februari 2013
Hey, gadis berhati senja.
Adakah sedikit waktu untuk duduk bersama? Diriku akan
menunjukan apa yang telah ku perbuat untukmu. Ini bukan sebuah pembuktian bukan
pula sebuah asa untuk meruntuhkan hatiku dalam hangatnya sapaanmu.
Hey, gadis berhati senja.
Diriku bisa saja membasuh perihmu, dengan apa yang ku bisa agar
dirimu tak melupakan bagaimana cara tersenyum. Namun, itu akan menjadi hal yang
begitu bodoh dimana dirimu akan tersenyum sesaat sebelum terjatuh kembali.
Langganan:
Komentar (Atom)
